Author: USEP HASAN SADIKIN
Peneliti di Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Pada 2016, lelaki kelahiran Banten ini memimpin Tim Redaksi rumahpemilu.org menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam “The Bobs-Best of Online Activism” 2016 (Deutsche Welle, Jerman). Usep pun terlibat mengadvokasi perancangan UU Pemilu sebagai koordinator Sub-Komite KeterwakilanPerempuan di “Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu”. Sebelum di Perludem, warga Depok ini aktif dalam isu feminisme di Yayasan Jurnal Perempuan (2009-2012) dan isu hak warga difabel di Helen Keller International Indonesia (2012). Pada 2018-2022, alumnus Geografi FIMPA UI ini berkesempatan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera melalui Beasiswa Munir Said Thalib. Usep biasa berinteraksi melalui media sosial dan email di usep.99@gmail.com.
Catatan Perubahan Desain Surat Suara Pemilu Serentak
Evaluasi Pemilu 2019 belakangan ini menghasilkan usulan perubahan desain surat suara untuk pemilu berikutnya. Wujud teknis penyelenggaraan Pemilu 2019 terlalu kompleks dan ...23 Juni 2021Tiga Masalah Menggeser Jadwal Pemilu 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan perubahan jadwal pemungutan suara pemilu presiden dan pemilu legislatif pada 2024. Dalam diskusi virtual (30/5), Ketua KPU ...10 Juni 2021DPR dan Pemerintah Harus Merevisi UU Pemilu Sebagai Respon Putusan MK
Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah telah resmi mencabut Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu dari daftar undang-undang prioritas 2021. Sikap para pembentuk undang-undang ini ...15 Maret 2021Revisi UU Pemilu untuk Capai 30% Perempuan DPR
Revisi undang-undang pemilu penting dilakukan salah satunya untuk mencapai keterwakilan perempuan di DPR minimal 30%. Sejak undang-undang pemilu yang digunakan pada Pemilu ...10 Februari 2021Seruan Membela Demokrasi di Myanmar
34 organisasi demokrasi lintas negara menggalang dukungan membela demokrasi di Myanmar. Melalui situs resmi International IDEA (Institute for Democracy Electoral Assistance) dan ...9 Februari 2021Penolakan Kudeta Myanmar Makin Menguat
Organisasi masyarakat sipil regional Asia makin bertambah banyak menolak kudeta oleh militer Myanmar (Tatmadaw). Melalui rilis Asia Network for Free Election (ANFREL) ...4 Februari 2021ANFREL: Hentikan Kudeta Myanmar, Selesaikan Perselisihan di Peradilan Pemilu!
Asian Network for Free Elections (ANFREL) mengutuk angkatan bersenjata Myanmar (Tatmadaw) yang melakukan kudeta pemerintahan juga penculikan dan penahanan terhadap lawan politik ...2 Februari 2021Revisi UU Pemilu untuk Mengurangi Kerumitan Pemilu Legislatif
Mengurangi kerumitan pemilu legislatif merupakan salah satu tujuan dari revisi undang-undang pemilu. Undang-Undang 7/2017 yang digunakan pada Pemilu 2019 amat menyulitkan pemilih ...25 Januari 2021Wajah Pemilu dan Demokrasi 2020
Pada pertengahan 2020, The International Initiative Design Electoral Assistance (IDEA) menyerukan kepada masyarakat dunia untuk mempertahankan demokrasi dari ancaman kekuasaan negara yang ...31 Desember 2020Ferry Kurnia Rizkiyansyah: Perbaikan Sirekap Penting untuk Pemilu Berikutnya
Komisi Pemilihan Umum pada Pilkada 2020 mengubah teknologi sistem informasi rekapitulasi suara elektronik. Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang digunakan pada Pilkada ...31 Desember 2020
Update Terbaru
-
Menguatkan Partai Melalui Bantuan Partai Politik
13 Maret 2026 -
Bagaimana Seharusnya Ambang Batas Parlemen Ditentukan?
11 Maret 2026













